Profil Kurniawan Dwi Yulianto Pemain Bintang Dengan Segudang Kisah

Profil Kurniawan Dwi

Sebelum kalian membaca artikel dengan berjudul Profil Kurniawan Dwi Yulianto Pemain Bintang Dengan Segudang Kisah, kami ada info buat kalian yang gemar bermain Situs QQ Online bisa berkunjung dan bermain ke Situs QQ Online, situs yang berumur kurang lebih hampir 20 tahun.

Sebagai penggemar bola, nama Kurniawan Dwi Yulianto tentu tidak terdengar asing. Pemain segudang bakat ini mungkin memang tepat disebut sebagai salah satu pemain terbaik yang dimiliki Indonesia. Kurniawan biasanya ditempatkan sebagai striker. Pemain berkepala plontos ini merupakan salah satu pemain yang pernah bermain di Eropa. Seperti apa profil Kurniawan Dwi Yulianto, simak selengkapnya di bawah ini.

Kisah Cinta Kurniawan Yang Luput Dari Sorotan

Di era awal 2000-an Indonesia tengah kebanjiran pemain berkualitas. Seperti nama Ilham Jayakusuma, Widodo Cahyono Putro, Zainal Arief dan Kurniawan Dwi Yulianto. Diantara deretan tersebut, nama yang terakhir adalah yang paling menarik perhatian. Bisa dibilang dialah pemain yang karirnya menanjak tajam, itulah Kurniawan Dwi Yulianto.

READ  Profil Kim Jeffrey Kurniawan Pria Keturunan Jerman yang Ingin Mengikuti Kakeknya Sang Legenda Sepak Bola Indonesia

Kurniawan Dwi Yulianto, lahir di Mertoyudan, Magelang Jawa Tengah pada 13 Juli 1976. Merupakan seorang pemain sepak bola Indonesia yang disebut – sebut sebagai pemain terbaik Indonesia. Ketika di Swiss dirinya mengaku mendapatkan cinta pertamanya. Seperti yang diutarakan bahwa wanita tersebut bernama Maurin, seorang pelajar Indonesia yang tinggal di Swiss.

Namun ternyata, cinta pertama bukanlah jodohnya. Kurniawan kemudian menikah dengan perempuan Indonesia bernama Kartika Dewi pada tahun 1999. Sayangnya keduanya bercerai pada tahun 2001 setelah dikaruniai dua orang anak. Setelah bercerai, Kurniawan menikah kembali dengan istri keduanya yakni Nur Ratqana Dewi yang merupakan orang Malaysia.

Keduanya menikah pada 2008 silam, kini Kurniawan tinggal bersama dengan istri kedua. Diketahui bahwa mantan pemain timnas ini mondar mandir Jakarta – Malaysia untuk urusan pekerjaan. Bersama dengan Nur Ratqana Dewi dirinya juga memiliki beberapa bisnis kuliner.

Perjalanan Karir Kurniawan Dwi Yulianto

Perjalanan karirnya dimulai di Diklat Salatiga, lalu kemudian hijrah ke Diklat Ragunan. Namanya mulai bersinar saat dirinya masuk sebagai salah satu pemain muda yang dikirim ke Italia pada program Timnas Primavera. Pengiriman satu tim yang berisi pemain muda ini dibiayai oleh seorang pengusaha pecinta bola yang sampai kini masih berpengaruh besar

READ  Profil Wawan Hendrawan Kiper yang Menolak Tua

Potensi Kurniawan mulai terlihat di tahun kedua, hingga dirinya berhasil masuk di team Primavera Sampdoria. Tak hanya itu, dirinya pun sempat ikut dalam skuat dan menjalani tur ke Asia di tahun 1994. Salah satu kota yang dikunjungi adalah Jakarta, di Senayan Kurniawan bermain sebagai pemain inti bersama dengan pemain bintang Roberto Mancini.

Dalam laga tersebut Kurniawan berhasil mencetak satu gol. Sejak saat itu penggemar bola di Indonesia mulai menyukainya dan memberikan ekspektasi tinggi pemain Indonesia yang mampu bersaing di Eropa. Ternyata perjalanan karirnya tak semulus yang diharapkan, Kurniawan sempat berhenti beberapa klub di Eropa dan terganjal dengan peraturan non Eropa yang diberlakukan hingga akhirnya kembali ke Indonesia.

READ  Profil Andik Vermansah Yang Menarik Dan Inspiratif

Di Indonesia, dirinya bergabung dengan klub Pelita Jaya di tahun 1995. Dirinya kembali dengan status pemain bintang, karena tidak banyak pemain Indonesia yang bisa bermain di Eropa kala itu. Kurniawan dianggap sebagai pemain dengan level tinggi di antara pemain lainnya.

Hingga disebut – sebut memiliki bayaran hingga milyaran. Tak sampai disitu, striker satu ini juga terkenal bergonta – ganti club. Dalam perjalanan karir seorang Kurniawan, dibumbui juga dengan obat – obatan terlarang. Ya, dirinya juga sempat tersandung narkoba meski akhirnya divonis tidak bersalah.

Itulah profil Kurniawan Dwi Yulianto yang memang menarik untuk dilirik. Perjalanan karir seseorang memang tidaklah sama. Yang bekerja keras akan mendapatkan apa yang diusahakannya. Namun tidak sedikit yang terkecoh, saat berada di titik tertinggi justru lupa diri dan terjerumus ke dalam lembah hitam.

You May Also Like

About the Author: Kim Don Gun